Kamis, 17 November 2016

Beberapa Penyebab Perut Buncit Yang Perlu Anda Ketahui



Memiliki perut yang buncit tentunya akan sangat mengganggu kesempurnaan penampilan anda. perut buncit ini juga tidak hanya berlaku untuk mereka yang memiliki bentuk tubuh yang gemuk, tetapi mereka yang bertubuh langsing pun dapat memiliki perut yang buncit.

Penyebab perut buncit ini adalah karena penebalan zat omentum yang berada di rongga perut. Zat omentum sendiri sebenarnya berguna bagi tubuh untuk melindungi organ bagian dalam kita. Namun sayangnya, keberadaan omentum ini juga dapat menjadi penyebab perut buncit.

Apa sebenarnya organ omentum ini?

Mengapa perut buncit dapat disebabkan oleh organ omentum? Pertanyaan seperti ini mungkin sedang ada di benak anda ketika mengawali membaca artikel ini. omentum sendiri merupakan jaringan lemak yang berada di rongga perut. Jaringan lemak ini menjadi jaringan yang paling banyak menyerap lemak di dalam tubuh.

Penyebab Perut Buncit


Jika badan anda mengalami kenaikan berat badan dan yang bertambah adalah lemak tubuh, maka jaringan omentum akan menjadi semakin besar, tebal, dan  menggumpal. Hal inilah yang membuat perut anda semakin buncit.

Namun sebaliknya jika berat badan anda turun yang disertai dengan berkurangnya kadar lemak dalam tubuh, maka omentum ini juga akan menyusut kembali. Seperti yang telah dijelaskan di atas, omentum merupakan organ yang paling cepat dan paling banyak menyerap lemak berlebih dalam tubuh.

Keadaan perut yang semakin membuncit tentunya akan menimbulkan berbagai masalah dalam tubuh kita.

Jika jawaban mengenai mengapa perut buncit yang telah dijelaskan di atas belum juga memuaskan anda, maka ada satu jawaban lagi atas satu lagi pertanyaan yang mungkin mengganjal untuk sebagian besar orang. Beberapa tips diet banyak menganjurkan anda untuk menjaga emosi anda ketika sedang diet, atau dengan kata lain and tidak boleh stress.

Nah, disini jugalah yang menjadi letak permasalahan yang membuat perut anda buncit. Keadaan stress memicu tubuh untuk mengeluarkan zat kortisol untuk mengurangi stress. Zat ini merupakan hormone stress yang dikeluarkan oleh tubuh. Nah, kemudian organ omentum ini juga kembali berperan untuk menyerap zat kortisol ini. penyerapan zat kortisol ini juga akan membuat omentum banyak menyerap lemak di dalam tubuh sehingga perut pun menjadi semakin buncit.

Bagaimana Mencegah Perut Buncit?


Setelah mengetahui sebab-sebab perut buncit di atas, selanjutnya menjadi tugas anda untuk mencegahnya. Omentum sendiri sebagai salah satu organ penting dalam tubuh juga patut dijaga layaknya organ tubuh lainnya.

Membuatnya menyerap lemak dalam tubuh dengan kadar normal menjadi penting untuk anda. Hal yang disarankan untuk menjaga organ omentum dan mencegah terjadinya perut buncit adalah dengan menjalankan pola hidup yang sehat.

Pola hidup yang sehat ini menuntut anda untuk berolahraga secara teratur setiap harinya dan juga mengkonsumsi makanan yang baik untuk tubuh. Hindarilah beberapa makanan yang mengandung kadar lemak jahat berlebih agar omentum ini tidak berlebihan menyerap lemak berlebih di dalam tubuh kita.

Sebab-sebab perut buncit seperti yang telah dijelaskan di atas juga bisa karena kondisi emosional kita yang terganggu atau stress. Oleh karena itu, selain menjalankan pola hidup yang sehat, sebisa mungkin anda juga perlu untuk menghindari kondisi stress.

Berliburlah setiap akhir pekan untuk mencegah anda terpuruk dalam kondisi stress, atau jika tidak lakukanlah hal yang menyenangkan atau menghibur agar kita terhindar dari stress akibat pekerjaan atau rutinitas yang memuakkan kepala kita.

Toksin Sumber Segala Penyakit


Gara-gara banyak toksin / racun yang terakumulasi dalam waktu lama, maka tumpukan lemak, racun, zat-zat berbahaya yang masuk di tubuh (seperti minyak yang sudah beberapa kali penggorengan), pewarna makanan, zat pengawet, asap kendaraan dll, maka kita bisa membayangkan betapa mengerikannya.

Bahkan kita juga menyadari bahwa dalam prosesnya ternyata semua itu tidak terbuang sempurna. Ya betul, semua jenis racun itu ternyata menempel dalam lipatan-lipatan usus yang sulit dibuang hanya dengan BAB rutin biasa. Bila sudah demikian, BAB rutin setiap hari juga belum menjamin usus Anda sehat.

Semua toksin itu bisa menjadi sumber penyakit. Apalagi bila semua nutrisi yang masuk ke dalam tubuh juga tidak bisa terserap secara sempurna. Bahkan ada fakta mengerikan, toksin atau karsinogen yang mengendap atau mengerak bertahun-tahun dalam usus manusia tersebut, bobotnya bisa sangat berat sekali, bahkan berkisar antara 1 s/d 25 kg, tergantung pola makan, berat tubuh dan pola hidup sehatnya.

Solusi Perut Buncit



Anda harus banyak makan dan minuman yang mengandung serat, seperti sayur dan buah2an. Namun kadang karena kesibukan atau aktivitas sehari2 kita lupa kebutuhan serat itu.

Anda bisa mencoba produk yang satu ini. Yaitu FIFORLIF atau Fiber for Our Life.

FIFORLIF dirancang dengan bahan-bahan alami yang telah digunakan sejak zaman dulu dan diracik melalui teknologi canggih sehingga menghasilkan kualitas yang terbaik. Fiforlif cocok untuk membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, khususnya colon (usus besar) Anda melalui proses detoksifikasi.

Banyak pengguna merasakan manfaat produk Fiforlif dan memberikan ungkapan kepuasan seperti berikut ini: testimoni Fiforlif 

Bukan hanya itu saja, FIFORLIF juga diharapkan bisa memberikan nutrisi tinggi untuk tubuh Anda. Apalagi minuman juga mengandung Goji Berry dan Vitamin Premix yang juga sangat baik untuk membuat organ tubuh kembali bekerja dengan baik.

Apa Manfaat FIFORLIF?


  • Membantu mengeluarkan racun sisa kotoran lama (karsinogen) yang menempel di dinding usus besar
  • Membantu melancarkan buang air besar dan menjaga kesehatan saluran pencernaan
  • Membantu mengatur kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol
  • Membantu menurunkan berat badan dan merampingkan perut

Apa saja Kandungan FIFORLIF?


Berikut ini adalah kandungan nutrisi super yang terdapat dalam Fiforlif:

Goji Berry, Psyllium Husk, Soluber, Probiotic, Fruktosa (gula buah), Bit Merah, Vitamin Premix (A,B1,B2,Niasin,Asam pantothenic,B6,B12,C,D3,E), Mineral & Enzim (Amylase, Protease, Lipase, Cellulose, Lactase, Pectinase phosphate, ribonuclease), Ekstrak Campuran Buah & Sayuran (Jeruk Pontianak, Apel, Pisang, Mangga, Stroberi, Tomat, Pepaya, Brokoli, Wortel, Bayam, Kubis, Lemon)

Mau mencoba? Coba hubungi Agen Resmi Fiforlif, sebagi satu2nya produk yang dipasarkan oleh PT ABE. Anda bisa berkunjung ke www.TokoFiforlif.id sebagai salah satu Agen Resmi Fiforlif terpercaya.

Salam sehat dan bahagia selalu untuk keluarga Anda!

Artikel Terkait

Sebelumnya
Selanjutnya


EmoticonEmoticon